Mengapa Roy Suryo yang Jadi Menpora, Pak Presiden ??? Boleh tau gak?

Sontak berita pengangkatan Roy Suryo menduduki kursi Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Andi Malarangeng menjadi trending topic di twitter. Namun, bukan hal itu yang membuat saya pengen ikut-ikutan membaca beberapa berita terkait pengangkatan Roy Suryo. Bukan pula karena urusan kumis.

Roy Suryo, Menpora
Roy Suryo, Menpora. Foto: Kompas/Arbain Rambey

Saat membaca berita di kompas.com dengan judul Demokrat: Roy Suryo Menpora, saya cukup penasaran dengan alasan atau latar belakang yang mendorong sosok yang lebih dikenal dalam dunia IT ini menduduki kursi Menpora. Tentu saya tidak bisa melawan alasan bahwa pengangkatan Roy Suryo merupakan hak prerogatif Presiden sebagai kepala negara. Tapi bisakah kami tahu sedikit saja alasan mengapa harus Mas Roy ???

Ketika membaca beberapa komentar pada berita tersebut di atas (biasanya membaca komentar berita itu lebih asik), sebuah komentar cukup menggelitik yang ditulis oleh Sarjon.m :: "roy, tugas utamamu sbg menpora adalah melakukan sesuatu dng data2 hambalang untuk menyelamatkan anas dan demokrat".

Komentar yang menarik untuk dimanfaatkan sebagai pemantik pertanyaan, kenapa Roy Suryo ???

Pada berita lainnya di detik.com berjudul : Menebak Alasan SBY Menunjuk Roy Suryo Jadi Menpora. Kita disuguhkan sebuah liputan menarik. Menariknya dimana? berikut saya kutipkan sebagian reportasenya;

"Sejumlah sumber di internal PD mengatakan Roy Suryo mewakili loyalis Andi Mallarangeng di tubuh PD. Diangkatnya Roy diyakini bisa menjaga harmoni antar kekuatan di PD. Lantaran baik Anas maupun Marzuki Alie juga mengusulkan jagonya sebagai pengganti Menpora."


Di benak saya, dua hal yang berpotensi menjadi kesimpulan yang membutuhkan pembuktian. Pertama terkait komentar pembaca kompas.com yang saya kutip diatas dan pernyataan sejumlah sumber di internal Partai Demokrat (sebagaimana kutipan berita detik.com) yang menyatakan bahwa Roy Suryo merupakan Loyalis Andi Mallarangeng. Sehingga saya berfikir apakah Roy Suryo akan bekerja keras untuk menjalankan dan menyelesaikan problematika kelembagaan di institusi itu, sebagai pelanjut semangat kerja keras tuannya. Ataukah Roy Suryo sebagai loyalis akan berusaha menyelamatkan Andi Mallarangeng dari keterpurukan di masa depan ????

Kedua, Terkait harmonisasi kubu Anas Urbaningrum dan Marzuki Ali yang sama-sama mengajukan bidaknya. Kalau boleh saya bertanya, apakah ada analisa yang lebih baik dibandingkan urusan harmonisasi internal Partai Demokrat ??? Semacam analisa bahwa kondisi carut-marutnya dunia olahraga (secara kelembagaan) di Indonesia membutuhkan sosok semacam Roy Suryo yang sudah populer di kalangan pemuda (apalasi sama kaskuser).

Poin kedua ini menunjukkan bahwa perhatian orang-orang di Partai Demokrat, mungkin termasuk ketua dewan pembinanya, tidak tertuju (fokus) pada persoalan yang melanda dunia olahraga dan peningkatan prestasi atlet di Indonesia, apalagi urusan Hambalang mungkin, melainkan fokus pada bagaimana kekosongan jabatan Menpora dimanfaatkan untuk harmonisasi internal Partai Demokrat yang sedang carut-marut.

Jika teman mengunjungi dan membaca berita di detik.com sebagaimana ditautkan di atas, pada paragraf berikutnya berisi analisa yang lebih kacau lagi, sangat praktis.

Komentar pembaca di kompas.com [klik untuk memperbesar gambar]

Teman-teman yang lebih dalam mengikuti update berita dan perkembangan politik negeri tercinta ini, serta mengenali sepak terjang om Roy Suryo, mungkin memiliki analisa yang lebih baik dan dapat mencerahkan saya, sehingga kami anak muda yang mulai hilang arah, bisa memiliki sedikit pemahaman, kenapa Roy Suryo yang harus jadi Menpora?.

Saya cuma butuh pemahaman atas semua ini, bukan sekedar "Pak Roy menggantikan Pak Andi melalui proses penilaian yang validititasnya cukup tinggi, karena dilakukan presiden. Tidak ada masalah yang harus dikritisi," seperti kata Waketum DPP PD, Max Sopacua, sebagaimana saya kutip dari detik.com.

Akhirnya, jika saya bisa menambahkan sedikit pertanyaan terkait pernyataan Max di atas, Apakah karena dilakukan oleh presiden maka validitasnya cukup tinggi ????

Tidak ada masalah yang harus dikritisi ??? Kau kira kami hanya punya telinga dan tidak ada otak ?. Sebagaimana orang-orang menyakini Roy Suryo mampu menjadi Menpora, saya cukup yakin juga bahwa setiap rakyat punya otak dan bebas mengkritisi.

Mengenal Ucheng Orangbiasaji

Ahmad Husain (Ucheng), Tidak lulus kuliah, anak petani, itu saja..
Saya hanya orangbiasaji :) ...
berusaha menikmati keindahan penciptaan pada hal-hal biasa di sekitarku.