Keluhan Konsumen Tri : Sistem Informasi Kampungan

bonus kuota++ 5GB tri
Promo bonus kuota++ 5GB Tri. Apa salahnya mencantumkan masa berlaku promo ini?

Saya cukup setia menggunakan kartu seluler bermerek tri, walaupun awalnya sempat bingung karena tri memiliki banyak pake, misalnya kartu perdana tri biasa (berwarna hitam), super tri (berwarna biru) kemuadian ada juga tri dengan sampul berwarna putih, lalu hadir tri MU dan Tri "Agnes". Setiap paket tri ini berbeda-beda manfaat/keuntungan yang ditawarkan pihak tri terhadap konsumen.

Namun, belakangan saya akhirnya mulai memahami dan memang merasa lebih mudah (bukan lebih untung) menggunakan provider telekomunikasi bermerek tri dibandingkan yang lainnya. Namun, itu berarti tri tidak memiliki kekurangan atau memang terbaik.

Ada satu hal yang sangat kusesali dari kartu tri, selain dari promo harga/biaya pulsa yang selalu "belum termasuk PPN 10%" sehingga harga/biaya terlihat lebih murah, yakni persoalan pelit dalam memberikan pengumuman kapan batas promo berakhir.

Baru saja saya mengisi pulsa untuk mendaftar atau membeli kuota++ 3 GB seharga Rp. 100.000, seharusnya saya mendapatkan 5 GB (karena akan mendapatkan bonus 2GB. Jika mengisi Rp. 50.000 = 1.25 GB bisa menjadi 2 GB) karena di konter tempat saya membeli pulsa tersebut, terdapat stiker tri tentang paket tersebut. Saat kukonfirmasi kepada penjual, apakah paket kuota++ 3GB tri nanti jadi 5GB?. Sang penjual pun menjawab iya, cuma dia tidak punya vouchernya karena habis, yang ada tinggal voucher seharga Rp. 50.000 untuk 1.25 GB yang nanti akan menjadi 2 GB karena ada bonus kuota 750 MB.

Daripada membeli voucher Rp 50.000 itu, mending saya membeli yang Rp 100.000 untuk dapat 5GB. Sehingga saya pun membeli pulsa reguler dengan nominal paling tinggi untuk mendaftar kuota++ secara online (www.internet.tri.co.id), toh, akan sama saja!.

Setelah semua proses selesai, termasuk mendaftar paket kuota++ 3GB, saya mulai geleng-geleng kepala, "Ada yang tidak beres nih", kataku dalam hati sambil berpikir "Saya kena tipu lagi". Segera kuhubungi 3 Care dan mengonfirmasi persoalan ini.

Ternyata, promo bonus yang membuatku berfikir telah ditipu tadi sudah usang, artinya tidak berlaku lagi sejak 1 November lalu (promo bonus berlaku hingga 31 Oktober). Saya tidak bisa berkata apa-apa, termasuk komplain, walaupun penjual pulsa di konter tempat saya membeli pulsa tadi, mengatakan bahwa paket bonus itu masih ada.

Salah satu teknik marketing yang menguntungkan adalah mengurangi informasi kepada pelanggan, mungkin sistem ini yang dijalankan oleh Tri, bahkan di websitenya pun jarang ada pengumuman akan habisnya masa berlaku harga/bonus promo. Walaupun selalu ada pemberitahuan di kartu perdana bahwa harga sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Entah berapa banyak pelanggan setia Tri yang merasa tertipu, walaupun tidak ditipu, yang membeli pulsa Rp. 100.000 untuk mendapatkan kuota++ 5GB namun yang didapatkan cuma 3GB saja.

Saya tidak begitu sibuk dengan perasaan dongkol karena persoalan ini, cukup mengerti saja karena memang tidak ada perusahaan telekomunikasi di Indonesia yang tidak mengecewakan pelanggannya bukan?. Saya hanya tergerak untuk menulis hal ini agar tidak ada lagi kejadian serupa kedepannya, dimana pelanggan setia tri harus kecewa karena apa yang diharapkan tidak sesuai yang didapatkan. Jaman sudah modern tapi sistem informasi yang dilaksanakan Tri masih ala kampungan, keterbukaan informasi tidak dimanfaatkan oleh perusahaan seluler Tri untuk membagikan informasi update kepada pelanggan, sehingga pelanggan dan pihak Tri dapat lebih dekat.


Pikir-pikir dulu kalau liat promo Tri, jangan sampai sudah tidak berlaku lagi bro/sist!

Tips Aman Mendaftar paket Tri


Nah, buat teman-teman pelanggan setia Tri yang nantinya (mungkin) akan mendaftarkan paket (telfon, SMS atau paket Data) sebaiknya menghubungi 3 Care terlebih dahulu untuk meminta penjelasan dan masa berlaku paket terlebih dahulu.

Tak perlu merasa rugi dengan biasa Rp 300 per panggilan, demi kenyamanan hati menggunakan Tri, dan kesehatan perasaan anda.

Harapan untuk Tri kedepan


Semoga Tri dapat berbenah. Memanfaatkan internet untuk menyongsong sistem managemen yang terbuka dan informatif terhadap pelanggan, bukan hanya informatif melalui iklan-iklan saja, tetapi pengumuman batas waktu berlakunya produk, jangan cuma SMS pemberitahuan kuota akan segera habis dan menyarankan pelanggan untuk mengisi pulsa saja, anda juga butuh memperbaiki sistem pelayanan utamanya memperbarui strategi atau sistem informasi yang lebih terbukan bagi para pelanggan, sehingga tidak ada lagi pelanggan yang geram dan berkata :: Jancok kartu Tri, taek!

Mengenal Ucheng Orangbiasaji

Ahmad Husain (Ucheng), Tidak lulus kuliah, anak petani, itu saja..
Saya hanya orangbiasaji :) ...
berusaha menikmati keindahan penciptaan pada hal-hal biasa di sekitarku.