Ceritakan Sebuah Dongeng Padaku

Adik : Kak, tolong ceritakan padaku sebuah dongeng.

Kakak : Dongeng?, ah kau tau kalau kakak tidak tahu mendongeng.

Adik : Makanya aku ingin mendengarmu, dari mulutmu kak !!


Kakak : Dongeng jika diceritakan oleh orang yang tidak mengerti bagaimana bercerita sepertiku, akan hambar.

Adik : Tapi kak, bukan cerita atau dongengnya yang kuinginkan, tapi kau!.

Kakak : Kalau begitu, kenapa harus dongeng? Kenapa bukan cerita humor saja!, kau sendiri taukan, sekarang bukan jamannya cerita dongeng! anak-anak lebih senang nonton televisi sampai tertidur di depannya.

Adik : Aduh kak, tanpa kuminta pun kau sudah sering melucu dengan humor. Nah, bagaimana kalau dongeng saja?

Kakak : Sebenarnya apa maumu? kenapa dengan dongeng? Bukannya kau sudah besar, Kau sudah mahasiswa!

Adik : Kalau maksudku kuutarakan, dan kau akhirnya mau menceritakan sebuah dongeng nanti malam, maka kau bukannya menyenangkanku tapi mempermainkan keinginanku. Ayolah kak, tak perlu kau telik maksudku, biar aku menikmatinya.

Kakak : Kau ini memang manusia aneh! Kau minta ibu saja, dia lebih pandai, menguasai ceritanya, paham maksudnya, jelas bahasanya, dan apik aturan katanya.

Adik : Tapi kak...

Kakak : Kau minta pada ibu sajalah, toh jika ibu yang menceritakannya, ada selipan pesan moral disana.

Adik : Moral? toh kakak pun bisa, sederhana saja kan? tinggal kakak pertarungkan yang baik dan yang buruk, dan menangkan kebaikan.

Kakak : Aku? moral?. Aku belum pantas menuturkan nilai-nilai moral, dik!

Mereka berdua berada di taman belakang rumah, menjulurkan kaki-kaki mereka ke dalam kolam ikan yang keruh airnya. Dasar kolam itu kotoran, tanda bahwa pemiliknya kurang perhatian pada ikan-ikan, atau pemiliknya mungkin terlalu sibuk untuk menguras kolam ikan tersebut.

Kakak : Bagaimana jika kau membantuku mencuci kolam ini saja?

Adinda : Tidak !

Kakanda : Kenapa?

Adinda : Aku tidak mau!

Kakanda : Kenapa?

Adinda : Aku tidak mau!

Kakanda : Kenapa kau tidak mau?

Adinda : Bukannya sudah kujawab kakak, aku tidak mau!

Kakanda : Itu bukan jawaban, dik.

Adinda : Lalu apa kak?

Kakanda : Sikap!


Adik mengangkat kakinya dari kolam, ikan-ikan disana kaget.


Ibu : Musa !!! Nusa !!! sini, bantu ibu angkat televisi.

Musa & Nusa : Iya, bu !!!


Mereka berdua beranjak, ikan-ikan berenang linglung karena kaget untuk kedua kalinya.


Adik : Kakak berhutang dongeng padaku hingga malam nanti.

Kakak : Malam nanti aku akan menceritakan dongeng dalam mimpiku !!!

Mengenal Ucheng Orangbiasaji

Ahmad Husain (Ucheng), Tidak lulus kuliah, anak petani, itu saja..
Saya hanya orangbiasaji :) ...
berusaha menikmati keindahan penciptaan pada hal-hal biasa di sekitarku.