Takkan Ada Judul

Kakiku gemetar kaku
Remuk tulangku menyatu pada debu
Kusampaikan padamu segumpal alu
Dalam pecahan batu oleh palu di ujung pulau
Padamu kutujukan ini untuk bertanya sesuatu

Usaha
Uang
Ummat
Ulum

Ulu hatiku mengeras di hadapanmu puan melayu
Urat sarafku melilit tiada bertemu
Utang dosaku lebur pada imanmu yang satu
Usang kepalaku terjawab oleh kepalamu yang merayu

Apakah kita akan bertemu di hulu
Pada puncak asmara yang pilu
Tanpa kelu tanpa uju
Jauhilah udu
Maka takkan pernah kita menjadi uncu
Bagi neraka dengan api yang memburu

Umi, aku merindukanmu
Umur yang berlari menggodaku untuk ragu
Utopia menarikku agar hatiku padamu tiada bertemu

Aku untukmu
Maka narasi ini kuhadapkan lagi padamu tanpa jemu
Walau kau ragu, tapi aku skali lagi rindu

Lalu kususun narasi ini saat malam yang tak pernah menunggu
Namun, tangan-tangan ukhara pasti ada diantaranya
Karena tak ada manusia sempurna
Sejak keluar dari rahim ibu
Hingga bertemu dengan teman bernama Almautu

Umi (ummu)
Ucheng mencintaimu
Ujudkan keputusanmu


Malang, 24 Januari 2010

Mengenal Ucheng Orangbiasaji

Ahmad Husain (Ucheng), Tidak lulus kuliah, anak petani, itu saja..
Saya hanya orangbiasaji :) ...
berusaha menikmati keindahan penciptaan pada hal-hal biasa di sekitarku.